Hubungi Kami

Cara Menghitung Upah Lembur Karyawan Secara Efektif

Lembur sudah bukan merupakan hal asing bagi siapapun yang pernah bekerja di sebuah perusahaan. Terkadang, lembur dibutuhkan untuk menyelesaikan pekerjaan yang sudah mendekati deadline. Lembur dinilai efektif jika hasil kerja saat lembur menunjukkan perbedaan yang signifikan dengan hasil kerja pada jam biasa. Namun demikian, lembur pun juga dapat dinilai tidak efektif apabila terjadi secara terus […]

Perbedaan Cara Hitung Upah Pegawai Tidak Tetap/Tenaga Kerja Lepas Dibayar Bulanan atau Harian

 

Apa bedanya Dibayar Bulanan tercentang atau Hari Kerja di isi pada menu Bukti Pemotongan PPh 21 dan/atau 26 ?

Contoh :

Bayu di bulan April mempunyai Bruto sebesar Rp. 3.000.000,- dengan 15 Hari Kerja. Pada Bukti Pemotongan PPh 21 dan/atau 26 :

Jika dibuat dengan dibayar Bulanan maka nilai PPh 21 dari penghasilan tersebut […]

Dasar Perhitungan Iuran Jaminan Pemeliharaan Kesehatan Tahun 2013

Sehubungan dengan perubahan PTKP tahun 2013, maka terdapat penyesuaian besaran dasar perhitungan iuran Jaminan Pemeliharaan Kesehatan (JPK) dari sebesar Rp 3.080.000 per bulan berubah menjadi Rp 4.725.000. Perubahan dasar perhitungan iuran JPK ini mulai berlaku bulan Januari 2013

PTKP Setahun K1 = 24.300.000 + 2.025.000 + 2.025.000 = 28.350.000

PTKP Sebulan K1 = 28.350.000 / […]

Cara Menyusun PKWT Karyawan

PKWT atau biasa dikenal dengan Perjanjian Kerja Waktu Tertentu, merupakan perjanjian antara karyawan atau pekerja dengan perusahaan yang dibuat secara tertulis, dan terdaftar di lembaga ketenagakerjaan terkait. Namanya saja sebuah perjanjian, tentu saja harus dapat dipertanggung jawabkan secara hukum. Oleh karena itulah dalam proses penyusunannya harus secara cermat hati-hati. Jangan sampai menimbulkan permasalahan di kemudian […]

Formula Untuk Perubahan Perhitungan Iuran Jaminan Pemeliharaan Kesehatan (JPK) Jamsotek Yang Baru

Iuran Jaminan Pemeliharaan Kesehatan (JPK) yang baru diatur dengan ketentuan sebagai berikut:

Tiga persen (3%) dari upah tenaga kerja (maks Rp 4.725.000 ) untuk tenaga kerja lajang Enam persen (6%) dari upah tenaga kerja (maks Rp 4.725.000 ) untuk tenaga kerja berkeluarga Dasar perhitungan persentase iuran dari upah setinggi-tingginya Rp 4.725.000

 

Di menu […]

Cara Hitung Lembur Karyawan

Cara perhitungan upah kerja lembur sebagai berikut :

Apabila kerja lembur dilakukan pada hari kerja : untuk jam kerja lembur pertama harus dibayar upah sebesar 1,5 (satu setengah) kali upah sejam; untuk setiap jam kerja lembur berikutnya harus dibayar upah sebesar 2 (dua) kali upah sejam. Apabila kerja lembur dilakukan pada hari istirahat mingguan dan/atau […]

Software Payroll Indonesia Terbaik – Krishand Payroll

Sistem payroll adalah sistem informasi yang digunakan oleh perusahaan untuk melakukan proses perhitungan dan pembayaran gaji karyawan. Jadi sistem payroll biasanya digunakan sebagai aplikasi yang memudahkan pekerjaan rutin staf HRD setiap bulan dalam menghitung gaji karyawan tetap dan tidak tetap yang harus dibayarkan berdasarkan gaji pokok, tunjangan transport, uang makan, uang lembur, tunjangan lainnya, potongan […]

Implementasi Rumus Perhitungan Jaminan Pemeliharaan Kesehatan (Jamsostek) Dalam Krishand Payroll

Untuk program Jaminan Pemeliharaan Kesehatan, perhitungan iuran yang harus dibayarkan oleh perusahaan berdasarkan ketentuan sebagai berikut :

Tiga persen (3%) dari upah tenaga kerja (maks Rp 1 juta ) untuk tenaga kerja lajang Enam persen (6%) dari upah tenaga kerja (maks Rp 1 juta ) untuk tenaga kerja berkeluarga

Dasar perhitungan persentase iuran dari upah […]