Search Results

August 12th, 2011

Cara Setup Komponen Gaji Untuk Perhitungan PPh THR/Bonus Yang Dipisahkan Dari PPh Gaji

Berlaku untuk Metode Pajak Netto dan Gross Up

Untuk mensetup Komponen Gaji Untuk Perhitungan PPh THR/Bonus Yang Dipisahkan Dari PPh Gaji, menu yang harus disetting yaitu :

  • Setup Komponen Gaji
  • Setup Group Komponen
  • Setup Format Laporan

Setup Komponen Gaji

Untuk menampilkan menu ini, dari menu utama pilih menu “Setup Awal” kemudian pilih menu “Setup Komponen Gaji”.

Buatlah 4 komponen gaji seperti gambar di bawah ini, nama komponen dapat disesuaikan dengan kebutuhan perusahaan anda.

Setup Group Komponen

Untuk menampilkan menu ini, dari menu utama pilih menu “Setup Awal” kemudian pilih menu “Setup Group Komponen”.

Kemudian pilih kode group yang sudah ada, dan tambahkan 4 komponen baru yang baru saja anda buat. Dan masukan formula seperti contoh

di bawah ini!

Catatan:

  • Kode komponen gaji tetap yang tidak bisa dirubah yaitu “PPh_Bonus”, “Masa_Gaji”
  • Kode komponen gaji yang lainnya bisa disesuaikan dengan kode komponen yang anda buat di menu “Setup Komponen Gaji”
  • Formula “Masa_Gaji=1”, nilai 1 merupakan periode bulan. Jadi sesuaikan dengan periode bulan anda mendapatkan Bonus/THR.

Setup Format Laporan

Langkah selanjutnya yaitu mensetup format laporan. Untuk menjalankan menu ini dari menu utama pilih menu “Setup Awal” kemudian pilih menu “Setup Format Laporan”. Ada 4 laporan yang harus kita buat yaitu:

Slip Bonus/THR, laporan ini kita gunakan untuk menampilkan slip bonus/THR khusus untuk Bonus/THR saja beserta dengan estimasi PPh21 atas bonus/THR.

Contoh setupnya sepeti gambar di bawah ini:

Slip Gaji Non Bonus/THR, laporan ini kita gunakan untuk menampilkan slip gaji bulanan tanpa bonus/THR beserta pph21 atas gaji.

Contoh setupnya sepeti gambar di bawah ini:

Daftar Penghasilan Bonus/THR (Bulanan), laporan ini kita gunakan untuk menampilkan list pegawai yang mendapat bonus/THR, laporan ini khusus untuk Bonus/THR saja beserta dengan estimasi PPh21 atas bonus/thr.

Contoh setupnya sepeti gambar di bawah ini:

Daftar Penghasilan Gaji Non Bonus/THR (Bulanan), laporan ini kita gunakan untuk menampilkan list pegawai yang mendapat gaji bulanan tanpa bonus/THR beserta pph21 atas gajinya.

Contoh setupnya sepeti gambar di bawah ini:

Berikut hasil rekonsiliasi akhir bulan pada saat pembayaran gaji:

*agkr*

Incoming search terms:

contoh gambar software,contoh perhitungan pph 21 2011,contoh format laporan bulanan,perhitungan pph 21 2011,contoh perhitungan pph 26,gaji pegawai pajak 2011,slip gaji direktur,gambar THR,thr pegawai pajak,cara membuat slip gaji pekerja
August 20th, 2010

FAQ

Daftar Pertanyaan Seputar Pembelian Krishand Payroll

1. Apa Perbedaan Krishand Payroll dengan Krishand PPh 21 ?
Krishand Payroll = Applikasi penggajian, mulai dari curiculum vitae karyawan, pinjaman, cuti, pengobatan, lembur, s/d perhitungan pph21 bulanan dan tahunan.

Krishand PPh21 = Applikasi untuk menghitung pph21 karyawan, dari perhitungan bulanan s/d tahunan. Bagi Anda yang telah memiliki sistem payroll, tetapi kurang yakin dengan perhitungan pph21nya, Anda bisa menggunakan Krishand PPh21 untuk menghitung pajak pph21 atas penghasilan karyawan.

Berikut tabel perbedaan antara Krishand Payroll dan Krishand PPh 21 :

2. Mengapa diperlukan Maintenance Software ? Apakah maintenance software itu mutlak diambil?
Membeli sebuah sistem aplikasi berbeda dengan halnya kita membeli sebuah barang. Sebuah sistem applikasi / software bisa merupakan “barang dinamis – bisa berubah sesuai perkembangan”, walaupun tidak mutlak untuk semua jenis software.

Alasan sebuah Sistem aplikasi memerlukan maintenance :

  1. berhubungan dengan teknologi yang senantiasa berkembang (ganti komputer, instal ulang, versi baru dari vendor, update versi windows, dll)
  2. sistem applikasi berisikan data perusahaan, yang mungkin saja data tersebut terdiri dari informasi penting sehubungan dengan kegiatan operasional perusahaan. Kehilangan data berarti kehilangan asset “record data” perusahaan yang berharga. Data-data yang secara rutin diinput, adalah data yang sangat berharga dan tidak bisa tergantikan.
  3. terjadi pergantian user/karyawan, dimana user baru belum familiar dengan cara pengoperasian, sehingga perlu konsultasi dan pendampingan dari vendor software
  4. ada software tertentu yang tergantung pada ketentuan pihak ke-tiga, dan secara periode memerlukan update, misalnya seperti peraturan perpajakan, atau instansi pemerintah/hukum lainnya.
  5. faktor eksternal lain yang menyebabkan permasalahan dalam pengoperasian, seperti kerusakan data akibat listrik/jaringan network yang tidak stabil, user lupa password untuk login, dll.

Jika Anda adalah orang yang menyadari berharganya data Anda dan efektifitas waktu yang terbuang sia-sia akibat aplikasi software yang Anda gunakan sedang mengalami masalah, pastikan jika vendor software Anda menyediakan fasilitas aftersales support yang baik dan efektif.

3. Apakah Krishand menyediakan software HRMS ? Apakah perbedaan HRMS dengan Krishand Payroll ?

HRMS (Human Resource Management System) adalah sebuah aplikasi yang mencakup segala sesuatu yang berhubungan dengan pengolahan data sumber daya manusia dalam sebuah perusahaan. Modul-modul yang termasuk dalam HRMS mulai dari recruitment, curiculum vitae, absensi, cuti, pinjaman, medical, traning, promosi, surat peringatan/teguran, apraisal (penilaian), penggajian, jamsostek, dll. Semakin banyak modul yang tersedia, semakin lengkap applikasi HRMS tsb dan tentunya semakin mahal nilai investasi yang harus dikeluarkan.

Perbedaan antara Krishand Payroll dengan HRMS, Krishand Payroll merupakan bagian dari HRMS dan Krishand Payroll bukan sebuah sistem HRMS dalam pengertian seperti yang disebutkan di atas.

Krishand Payroll bisa berfungsi sebagai HRMS dalam pengertian terbatas apabila Anda hanya memerlukan modul2 tertentu. Modul2 yang tersedia di Krishand Payroll antara lain curiculum vitae, pinjaman, medical, cuti, training, penggajian dan perhitungan PPh21. Untuk lebih jelas mengenai modul-modul yang tersedia di Krishand Payroll, bisa dilihat di …(isi link feature)

4. Apakah Krishand Payroll bisa dicombine dengan data dari mesin finger-print (absensi) ?

Mesin finger print adalah sebuah alat untuk mencatat jam keluar/masuk karyawan, data mentah hasil scan dari mesin finger print tidak menggambarkan jumlah kehadiran karyawan sebelum data tersebut diolah terlebih dahulu. Sistem yang mengolah data mentah dari mesin finger print biasanya disebut aplikasi/sistem attandance. Aplikasi Attandance dan Aplikasi Payroll adalah 2 modul yang berbeda.

Apakah Krishand Payroll bisa dicombine dengan data dari mesin finger-print (absensi) ?

Jawabannya = TIDAK
jika data finger print yang Anda miliki masih berupa data mentah (belum diolah, data masih berupa in/out saja)

Jawabannya = YA
Jika Anda sudah memiliki sistem attandance yang mengolah data-data mentah dari mesin finger print dan menghasilkan data summary kehadiran dalam bentuk file xls (format kolom mengikuti ketentuan dari Krishand)

Krishand akan segera mereleased Applikasi Krishand Absensi yang bisa mengakomodir fasilitas import data dari mesin finger print Anda dan Krishand Absensi terintegrasi langsung dengan Krishand Payroll. Silakan hubungi Krishand untuk informasi lebih lanjut.

5. Krishand Payroll bisa digunakan oleh jenis perusahaan apa saja ? Apakah bisa dimodifikasi sesuai kebutuhan perusahaan saya ?

Krishand Payroll adalah sebuah aplikasi siap pakai, Krishand Payroll telah dirancang sedemikian rupa sehingga diharapkan Krishand Payroll bisa digunakan oleh semua jenis perusahaan. Hal ini terbukti dari daftar client Krishand yang terdiri dari berbagai jenis perusahaan dan tersebar seluruh Indonesia.

Mengenai modifikasi software, modifikasi software yang bisa dilakukan adalah modifikasi-modifikasi minor (terbatas), Krishand tidak bisa melakukan modifikasi-modifikasi yang sifatnya mayor (modifikasi yang cukup luas), mengingat bahwa Krishand Payroll harus senantiasa mengikuti perubahan-perubahan peraturan pajak PPh21 yang berlaku.

6. Apakah jika terjadi perubahan peraturan perpajakan, nanti Krishand Payroll saya dapat di update ?

Krishand Payroll Anda berhak mendapatkan update, baik update yang disebabkan karena perubahan peraturan perpajakan ataupun update yang disebabkan karena ada penambahan versi baru dari Krishand, selama masa maintenance Krishand Payroll Anda aktif.

Update yang diberikan dalam bentuk file yang harus di download. Alamat link download akan diinformasikan oleh Krishand.

7. Lokasi perusahaan saya tidak berada di kota dimana tempat Krishand berdomisili, apakah efektif jika saya mengambil paket software yang disertai maintenance ? Bagaimana cara Krishand melakukan maintenance untuk user-user di luar wilayah ?

Support-support aftersales yang diberikan oleh Krishand dilakukan via online, selama di tempat Anda memungkinkan adanya koneksi internet yang memadai, maka tidak akan menjadi kendala, update-update software semua dilakukan via download dari alamat website tertentu, didukung oleh petunjuk update yang jelas, fasilitas telp, email, chatting s/d remote komputer jarak jauh, sudah cukup efektif bagi Krishand untuk menjangkau user-user yang berada di dalam kota s/d luar pulau. Support secara online ini bahkan jauh lebih efektif dan lebih cepat dibandingkan support yang harus didatangi.

Incoming search terms:

pengertian surat keluar,pengertian surat masuk,pengertian surat masuk dan surat keluar,pengertian surat peringatan,pengertian print preview,pengertian surat masuk adalah,Fungsi MAN,kendala jamsostek,pengertian data mentah,apa itu maintenance
July 29th, 2010

Feature

Krishand Payroll dirancang untuk memudahkan pekerjaan Anda di dalam pengelolaan sistem penggajian karyawan, perhitungan PPh 21 bulanan, s/d proses pelaporan SPT Tahunan PPh 21.

Fitur-fitur yang tersedia pada Krishand Payroll :

  1. Berbasis Windows, sederhana dan mudah digunakan.
  2. Setup Jabatan, Departemen, Section, Golongan, Grade , Setup Rekening Bank Karyawan .
  3. Data personal karyawan, pendidikan, daftar keluarga, training dan masa kontrak kerja.
  4. Modul Lembur, Pinjaman, Medical Reimbursement dan Cuti Karyawan.
  5. Fleksibel Setup Komponen Gaji tidak terbatas (tunjangan dan potongan) yang bisa disesuaikan kebutuhan perusahaan.
  6. Fasilitas untuk membuat formula perhitungan (operator perhitungan AND, IIF , OR , +, -,/, *) dalam komponen penghasilan
  7. Laporan Slip gaji, transfer bank dan summary gaji bulanan yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan perusahaan.
  8. Fungsi copy data penghasilan bulan selanjutnya untuk menghindari penginputan data berulang.
  9. Fasilitas impor/ekspor data dari/ke Ms. Excel.
  10. Metode perhitungan PPh 21 netto (ditanggung karyawan) maupun gross up (ditanggung perusahaan) baik bagi karyawan ber-NPWP dan karyawan tidak ber-NPWP.
  11. Perhitungan PPh 21 pegawai yang sudah mengikuti peraturan terbaru (bulanan s/d tahunan).
  12. Fasilitas upload data gaji via transfer Bank (BCA, Lippo, Mandiri, Niaga, HSBC, dll)
  13. Create laporan jamsostek.
  14. Menyediakan semua formulir pajak yang berhubungan dengan pelaporan PPh 21 pegawai, baik laporan bulanan maupun tahunan dan format formulir pajak yang disediakan telah mengikuti ketentuan perpajakan terbaru. (Bukti Potong PPh 21, 21 Final, 26, SPT Masa PPh 21/26, SPT Tahunan PPh21 1721)
  15. Untuk mencetak formulir pajak, cukup menggunakan kertas putih polos.
  16. Menyediakan informasi mendetail  jumlah PPh 21 yang telah disetor untuk setiap pegawai tetap.
  17. Otomatisasi pembuatan formulir SSP untuk penyetoran PPh 21 Masa maupun PPh 21 Tahunan.
  18. Menyediakan fungsi penomoran otomatis pada setiap pembuatan dokumen.
  19. Transfer ke e-SPT PPh21 Tahunan.
  20. Laporan bisa dalam multi-bahasa (Indonesia atau Inggris).
  21. Login pasword ganda, user permission dan user level akses.
  22. Multi-user, user-friendly.

Laporan-Laporan yang dihasilkan oleh software Krishand Payroll :

  1. Slip Gaji (user defined).
  2. Daftar Penghasilan Bulanan/Tahunan (user defined).
  3. Daftar Transfer Bank (user defined).
  4. Bukti Pemotongan PPh 21, 21 Final dan 26.
  5. SPT Masa PPh 21/26 dan Daftar Bukti Pemotongan PPh 21/26.
  6. Surat Setoran Pajak – Print out SSP dengan/tanpa pre printed form.
  7. SPT Tahunan PPh 21 (formulir 1721 A1, 1721-I).
  8. Laporan Jurnal Gaji
  9. Curiculum Vitae, Kartu Pinjaman, Kartu Cuti, Plafon Medical pegawai.
  10. Laporan Rincian lembur pegawai.
  11. Laporan Jamsostek formulir 1A, 1C dan 2A
  12. Laporan Man Power, Mutasi untuk keperluan analisa sumber daya manusia (SDM)
  13. Dan laporan-laporan pelengkap lain untuk keperluan internal.

Klik untuk melihat feature Krishand Payroll (power point file).

Contoh tampilan Slip Gaji :

Contoh Slip Gaji

Incoming search terms:

contoh surat mutasi karyawan swasta,CONTOH FEATURE,contoh surat mutasi pegawai swasta,contoh laporan pajak tahunan,contoh peraturan perusahaan swasta,contoh hitungan koran,fungsi ssp,pajak yang ditanggung keluarga,contoh format kasbon,contoh sistem software
August 14th, 2009

Mencegah Kelebihan Setoran PPh 21 Pegawai Tetap

Setiap bulan kita harus menyetor PPh 21 terutang.  Untuk menghindari  kelebihan setoran PPh 21, maka ikuti langkah-langkah berikut :

  • Diasumsikan Anda sudah melakukan proses tutup periode.
  • Dari Menu Utama, klik menu PPh 21 Bulanan
  • Setelah itu, klik menu Pembayaran PPh 21
  • Pilih bulan yang ingin ditampilkan
  • Lihat pada bagian footer (klik gambar di bawah ini untuk memperjelas screen shot)
  • Perhatikan angka pada kolom PPh s/d Bulan Ini.
  • Jumlah setoran pada bulan tersebut adalah nilai PPh s/d bulan ini dikurangi akumulasi setoran SSP s/d bulan lalu. 

pembayaran PPh 21

Contoh kasus:

Setoran PPh 21 masa Jan 2009 : 10.000.000
Setoran PPh 21 masa Peb 2009 : 11.347.116

Jumlah setoran s/d Peb 2009 : 21.347.116

Anda ingin menyetor PPh 21 masa Maret 2009.
Lalu dibuka menu Pembayaran PPh 21 bulan Maret 2009  dan angka PPh 21 /sd Bulan Ini menunjukkan angka 32.393.051 (lihat gambar di atas)

Berarti maksimal setoran PPh 21 untuk masa Maret 2009 adalah :

32.393.051 – 21.347.116 = 11.045.935

Incoming search terms:

makalah PEB,pengertian peb,contoh peb,contoh soal pph 21 pegawai tetap,setoran pph 21,kasus peb,contoh kasus PEB,periode pembayaran pph 21,definisi pembayaran periode,contoh makalah program pengolah angka
August 14th, 2009

Cara Mengecek Apakah SPT Masa PPh 21/26 Yang Dibuat Sudah Benar Untuk Pegawai Tetap

Untuk mengecek kebenaran angka-angka yang telah diinput untuk pegawai tetap pada SPT Masa PPh 21/26 periode Januari s/d November, ikuti langkah-langkah di bawah ini :

  • Dari Menu Utama, klik menu PPh 21 Bulanan
  • Setelah itu, klik menu SPT Masa PPh 21/26

Misalkan kita mau mengecek SPT Masa PPh 21/26 bulan Pebruari 2009. Klik gambar-gambar di bawah ini untuk melihat screen shot yang lebih jelas.

klik tombol kaca pembesar

 Muncul menu pencarian data SPT Masa PPh 21/26 yang telah ada

pilih data yang mau ditampilkan

Setelah data SPT Masa bulan Pebruari 2009 muncul di layar, dobel klik sesuai petunjuk di gambar.

SPT Masa PPh 21/26

Muncul menu Pembayaran PPh 21. Cek angka-angka sesuai dengan petunjuk di gambar.

menu pembayaran PPh 21

Incoming search terms:

contoh kertas kerja akuntansi,aplikasi spt masa 21,pph 21/26,gambar cek dan giro,spt 21/26,cara melihat spt,sppd dengan excel,contoh gambar cek giro,spt masa pph 21/26 excel,gambar SPT pph 21 dan atau 26
January 21st, 2009

Implementasi Program Penggajian Krishand Payroll Dalam Contoh Kasus Paling Sederhana

Contoh kasus penggajian pegawai :

PT XYZ baru berdiri pada tahun 2009 dan  memiliki 3 orang pegawai dengan data-data sebagai berikut :

  • Ani
    Jabatan :  Staff Admin
    Departemen : Administrasi
    Rekening bank : BCA 123-4567890
  • Budi
    Jabatan :  Staff Sales
    Departemen : Sales
    Rekening bank : Mandiri 122-00-1234567-8
  • Carolina
    Jabatan :  Manager Accounting 
    Departemen : Accounting
    Rekening bank : BCA 012-3456789

Ketiga pegawai tersebut mendapatkan gaji dan tunjangan sebagai berikut :

  • Gaji
  • Tunjangan Makan
  • Tunjangan Transport

Ani & Budi

  •  Gaji 1,5 juta per bulan
  • Tunjangan Makan dan Tunjangan Transport dihitung berdasarkan hari kehadiran pegawai.
  • Rate Tunjangan Makan : Rp. 7.500 per hari kehadiran
  • Rate Tunjangan Transport : Rp. 5.000 per kehadiran
  • Pajak PPh 21 ditanggung karyawan

Carolina

  • Gaji 3 juta per bulan
  • Tunjangan Makan sebesar  250.000 / bulan
  • Tunjangan Transport sebesar 200.000 per bulan
  • Pajak PPh 21 ditanggung karyawan

Implementasi kasus di atas di dalam program penggajian Krishand Payroll sebagai berikut, dengan asumsi :

  • Software Krishand Payroll Versi 3.0.1 sudah terinstall
  • Anda (User) sudah login masuk ke Menu Utama dari software Krishand Payroll

Jika baru menggunakan Krishand Payroll untuk pertama kali, User dapat menghapus contoh data payroll yang telah ada.

Langkah ke-2, User melengkapi data perusahaan pengguna Krishand Payroll. 

  • Dari Menu Utama, buka menu Setup Awal – Setup Perusahaan
  • Input nama perusahaan, alamat, dsbnya
  • Input nomor serial sesuai dengan yang telah diterima

Langkah ke-3, User menginput daftar jabatan

  • Dari Menu Utama, buka menu Setup Awal – Setup Jabatan
  • Input kolom Kode Jabatan dan Nama Jabatan

Daftar Jabatan

Langkah ke-4, User menginput Daftar Departemen

  • Dari Menu Utama, buka menu Setup Awal – Setup Departemen
  • Input kolom Kode Departemen dan Nama Departemen
  • Daftar Departemen

    Langkah berikutnya, User menginput Daftar Komponen Gaji.

    Di dalam Krishand Payroll, ada 2 Kode Komponen yang sudah disediakan oleh sistem dan tidak bisa dihapus yaitu :

    • Kode GJ
      Digunakan untuk menyimpan nilai gaji pokok
    • Kode PPh21
      Digunakan untuk menampung nilai PPh 21 dari hasil perhitungan sistem

    Dari contoh kasus di atas, kita melihat ada 3 komponen gaji yaitu

    • Gaji
    • Tunjangan Makan
    • Tunjangan Transport

    Berhubung komponen Gaji sudah disediakan kodenya oleh sistem, maka User hanya perlu membuat kode komponen untuk Tunjangan Makan dan Tunjangan Transport.

    TJ_UM => Tunjangan Makan
    TJ_TR => Tunjangan Transport

    Kode komponen bebas, tapi jangan menggunakan spasi dalam penamaan Kode Komponen. Di samping itu, kode komponen yang dibuat tidak boleh sama dengan Fixed Komponen.

     Berikut ini langkah-langkah menginput Daftar Komponen Gaji

  • Dari Menu Utama, buka menu Setup Awal – Setup Komponen Gaji
  • Input kolom Kode Komponen Gaji & Nama Komponen Gaji
  • Langkah berikutnya,  kita input Daftar Bank. Dalam kasus di atas, kita akan membuat kode bank BCA dan Bank Mandiri

  • Dari Menu Utama, buka menu Setup Awal – Setup Bank
  • Input kolom Kode Bank & Nama Bank
  • Untuk memastikan perhitungan PPh 21 berjalan dengan baik, User harus mengecek beberapa parameter PPh 21 apakah sudah disetup.

    Pertama, cek dulu lapisan tarif pajak penghasilan PPh 21 tahun 2009

  • Dari Menu Utama, buka menu Setup Awal – Setup Tarif PPh 21
  • Pastikan parameter PPh 21 yang telah ada sudah sesuai dengan peraturan perpajakan yang    berlaku, bila msh terdapat kesalahan parameter bisa langsung diedit.
  • Setup Tarif PPh 21

    to be continued……….

    Incoming search terms:

    payroll adalah,data awal perusahaan,Krishand Payroll,contoh erd,contoh erd sederhana,contoh pajak langsung,contoh program payroll,contoh program penggajian,contoh kasus ERD,contoh sistem penggajian karyawan