Search Results

August 14th, 2009

Cara Mengecek Apakah SPT Masa PPh 21/26 Yang Dibuat Sudah Benar Untuk Pegawai Tetap

Untuk mengecek kebenaran angka-angka yang telah diinput untuk pegawai tetap pada SPT Masa PPh 21/26 periode Januari s/d November, ikuti langkah-langkah di bawah ini :

  • Dari Menu Utama, klik menu PPh 21 Bulanan
  • Setelah itu, klik menu SPT Masa PPh 21/26

Misalkan kita mau mengecek SPT Masa PPh 21/26 bulan Pebruari 2009. Klik gambar-gambar di bawah ini untuk melihat screen shot yang lebih jelas.

klik tombol kaca pembesar

 Muncul menu pencarian data SPT Masa PPh 21/26 yang telah ada

pilih data yang mau ditampilkan

Setelah data SPT Masa bulan Pebruari 2009 muncul di layar, dobel klik sesuai petunjuk di gambar.

SPT Masa PPh 21/26

Muncul menu Pembayaran PPh 21. Cek angka-angka sesuai dengan petunjuk di gambar.

menu pembayaran PPh 21

Incoming search terms:

contoh kertas kerja akuntansi,aplikasi spt masa 21,pph 21/26,spt 21/26,gambar cek dan giro,sppd dengan excel,contoh gambar cek giro,spt masa pph 21/26 excel,gambar SPT pph 21 dan atau 26,pph 21-26
July 29th, 2009

Cara Mengubah Setting Kertas Default Pada Printer – Windows XP

Untuk mengubah kertas default pada printer, silakan ikuti petunjuk pada gambar-gambar di bawah ini.

menu printers and faxes

printer properties

printing preferences

printer advanced options

Incoming search terms:

setting kertas printer,cara setting kertas printer,cara setting printer,pengertian setting printer,setting kertas di printer,cara setting kertas di printer,langkah setting printer windows xp,cara setting kertas,cara setting printer windows xp,setting paper printer
July 28th, 2009

Cara Mudah Cek Formula Komponen Dari Menu Penghasilan Bulanan

Pada saat sedang mengupdate data penghasilan bulanan, kadang-kadang kita perlu melihat formula komponen yang telah kita setup tanpa perlu keluar dari menu Penghasilan Bulanan.

Untuk hal tersebut, silakan ikuti petunjuk sesuai dengan gambar di bawah ini.

buka menu Group Komponen

Incoming search terms:

hrd software,giro bca,arti rekening giro,software untuk pengecekan komponen,arti giro,daftar software pengecek komponen,menu formula,menu formula adalah
July 28th, 2009

Cara Cepat Akses Biodata Pegawai Dari Menu Penghasilan Bulanan

Pada saat sedang menginput data penghasilan bulanan, kadang-kadang kita perlu melihat informasi lebih details dari pegawai yang bersangkutan tanpa perlu menutup menu penghasilan bulanan

Untuk hal tersebut, silakan ikuti petunjuk sesuai dengan gambar di bawah ini.

melihat biodata pegawai

Incoming search terms:

contoh biodata,biodata pegawai,contoh biodata pegawai,program gratis database pegawai,biodata software,software gratis biodata,emkay seo,serial bio payroll,dartar gaji,sofwer biodata
July 28th, 2009

Cara Gampang Ekspor Data ke Excel

Untuk menu-menu tertentu di Krishand Payroll, Anda dapat menarik datanya untuk diolah dalam program Excel.

Silakan ikuti petunjuk dalam gambar di bawah ini untuk ekspor data ke Excel.

ekspor data ke Excel

hasil ekspor data dalam program Excel

Incoming search terms:

contoh aplikasi excel,membuat aplikasi dengan excel,contoh laporan ekspor,membuat aplikasi dari excel,program nilai xls,membuat aplikasi excel,membuat aplikasi menu excel,membuat program excel,Penghitungan Program Excel,aplikasi dari excel
June 1st, 2009

Transfer Gaji Pegawai dengan Klik BCA Payroll

Salah satu fitur yang ditawarkan Krishand Payroll dalam membuat file transfer bank adalah fasilitas untuk mentransfer gaji pegawai melalui Bank Lippo, HSBC, Bank Mandiri, Bank Niaga, Standard Chartered Bank dan Klik BCA Bisnis.

Saat ini yang akan dibahas adalah transfer gaji melalui Klik BCA Bisnis.

Bagaimana Caranya?

Terlebih dahulu harus dipenuhi prasyarat berikut ini:      

Incoming search terms:

payroll bca,payroll gaji,komponen gaji karyawan,software BCA,bank bca kas,standart gaji indonesia,klikbca kas,KLIK BCA,rincian gaji karyawan,klik bca bisnis
May 28th, 2009

Membuat Laporan Jamsostek Dalam File Excel Dengan Krishand Payroll

Dalam Krishand Payroll mulai versi 3.0.1, Anda dapat membuat laporan Jamsotek dalam format Excel melalui Menu Create File Jamsostek.

Format laporan Jamsostek yang disediakan yaitu:

  1. Form 2A (Rincian Iuran Tenaga Kerja)
  2. Form 1A (Pendaftaran Tenaga Kerja)
  3. Form 1C (Daftar Tenaga Kerja Keluar)

Bagaimana caranya?

Incoming search terms:

cara menghitung jamsostek,formulir jamsostek 1a excel,contoh bon kosong,form jamsostek,jamsostek,cara menghitung jamsostek karyawan,formulir jamsostek,cara membuat jamsostek,contoh daftar gaji perusahaan,formulir Jamsostek excel
February 27th, 2009

Implementasi Rumus Perhitungan Jaminan Pemeliharaan Kesehatan (Jamsostek) Dalam Krishand Payroll

Untuk program Jaminan Pemeliharaan Kesehatan, perhitungan iuran yang harus dibayarkan oleh perusahaan berdasarkan ketentuan sebagai berikut :

  • Tiga persen (3%) dari upah tenaga kerja (maks Rp 1 juta ) untuk tenaga kerja lajang
  • Enam persen (6%) dari upah tenaga kerja (maks Rp 1 juta ) untuk tenaga kerja berkeluarga

Dasar perhitungan persentase iuran dari upah setinggi-tingginya Rp 1.000.000,-

Implementasi perhitungan di atas dapat dilakukan sebagai berikut :

  • Diasumsikan kita telah punya 2 komponen gaji yaitu :
    - GJ = Gaji Pokok
    - JPK = Jaminan Pemeliharaan Kesehatan
  • Di menu Group Komponen, pada baris kode komponen JPK, di kolom formula diisi rumus sebagai berikut :

    =IIF(GJ<1000000,IIF(STS_KAWIN=1,GJ*0.06,GJ*0.03),IIF(STS_KAWIN=1,60000,30000))

Gambar di bawah ini diambil dari menu Penghasilan Bulanan.

Kode STS_KAWIN termasuk salah satu Fixed Komponen yang telah ditetapkan oleh sistem.

STS_KAWIN mempunyai 2 nilai sebagai berikut :

1 = status kawin
2= status tidak kawin

Status Kawin Pegawai ( Kawin = 1, Tidak Kawin = 2 )

Gambar di bawah ini diambil dari menu Setup Group Komponen

Formula Komponen Jaminan Pemeliharaan Kesehatan ( Kawin = 1, Tidak Kawin = 2 )

Incoming search terms:

perhitungan jamsostek,cara perhitungan jamsostek,perhitungan jamsostek karyawan,www jamsostek com,jasostek penghitungan jaminan kesehatan,contoh perhitungan jamsostek,cara hitung jamsostek,Perhitungan Iuran Jamsostek,cara penghitungan jamsostek,contoh perhitungan jamsostek karyawan
January 21st, 2009

Implementasi Program Penggajian Krishand Payroll Dalam Contoh Kasus Paling Sederhana

Contoh kasus penggajian pegawai :

PT XYZ baru berdiri pada tahun 2009 dan  memiliki 3 orang pegawai dengan data-data sebagai berikut :

  • Ani
    Jabatan :  Staff Admin
    Departemen : Administrasi
    Rekening bank : BCA 123-4567890
  • Budi
    Jabatan :  Staff Sales
    Departemen : Sales
    Rekening bank : Mandiri 122-00-1234567-8
  • Carolina
    Jabatan :  Manager Accounting 
    Departemen : Accounting
    Rekening bank : BCA 012-3456789

Ketiga pegawai tersebut mendapatkan gaji dan tunjangan sebagai berikut :

  • Gaji
  • Tunjangan Makan
  • Tunjangan Transport

Ani & Budi

  •  Gaji 1,5 juta per bulan
  • Tunjangan Makan dan Tunjangan Transport dihitung berdasarkan hari kehadiran pegawai.
  • Rate Tunjangan Makan : Rp. 7.500 per hari kehadiran
  • Rate Tunjangan Transport : Rp. 5.000 per kehadiran
  • Pajak PPh 21 ditanggung karyawan

Carolina

  • Gaji 3 juta per bulan
  • Tunjangan Makan sebesar  250.000 / bulan
  • Tunjangan Transport sebesar 200.000 per bulan
  • Pajak PPh 21 ditanggung karyawan

Implementasi kasus di atas di dalam program penggajian Krishand Payroll sebagai berikut, dengan asumsi :

  • Software Krishand Payroll Versi 3.0.1 sudah terinstall
  • Anda (User) sudah login masuk ke Menu Utama dari software Krishand Payroll

Jika baru menggunakan Krishand Payroll untuk pertama kali, User dapat menghapus contoh data payroll yang telah ada.

Langkah ke-2, User melengkapi data perusahaan pengguna Krishand Payroll. 

  • Dari Menu Utama, buka menu Setup Awal – Setup Perusahaan
  • Input nama perusahaan, alamat, dsbnya
  • Input nomor serial sesuai dengan yang telah diterima

Langkah ke-3, User menginput daftar jabatan

  • Dari Menu Utama, buka menu Setup Awal – Setup Jabatan
  • Input kolom Kode Jabatan dan Nama Jabatan

Daftar Jabatan

Langkah ke-4, User menginput Daftar Departemen

  • Dari Menu Utama, buka menu Setup Awal – Setup Departemen
  • Input kolom Kode Departemen dan Nama Departemen
  • Daftar Departemen

    Langkah berikutnya, User menginput Daftar Komponen Gaji.

    Di dalam Krishand Payroll, ada 2 Kode Komponen yang sudah disediakan oleh sistem dan tidak bisa dihapus yaitu :

    • Kode GJ
      Digunakan untuk menyimpan nilai gaji pokok
    • Kode PPh21
      Digunakan untuk menampung nilai PPh 21 dari hasil perhitungan sistem

    Dari contoh kasus di atas, kita melihat ada 3 komponen gaji yaitu

    • Gaji
    • Tunjangan Makan
    • Tunjangan Transport

    Berhubung komponen Gaji sudah disediakan kodenya oleh sistem, maka User hanya perlu membuat kode komponen untuk Tunjangan Makan dan Tunjangan Transport.

    TJ_UM => Tunjangan Makan
    TJ_TR => Tunjangan Transport

    Kode komponen bebas, tapi jangan menggunakan spasi dalam penamaan Kode Komponen. Di samping itu, kode komponen yang dibuat tidak boleh sama dengan Fixed Komponen.

     Berikut ini langkah-langkah menginput Daftar Komponen Gaji

  • Dari Menu Utama, buka menu Setup Awal – Setup Komponen Gaji
  • Input kolom Kode Komponen Gaji & Nama Komponen Gaji
  • Langkah berikutnya,  kita input Daftar Bank. Dalam kasus di atas, kita akan membuat kode bank BCA dan Bank Mandiri

  • Dari Menu Utama, buka menu Setup Awal – Setup Bank
  • Input kolom Kode Bank & Nama Bank
  • Untuk memastikan perhitungan PPh 21 berjalan dengan baik, User harus mengecek beberapa parameter PPh 21 apakah sudah disetup.

    Pertama, cek dulu lapisan tarif pajak penghasilan PPh 21 tahun 2009

  • Dari Menu Utama, buka menu Setup Awal – Setup Tarif PPh 21
  • Pastikan parameter PPh 21 yang telah ada sudah sesuai dengan peraturan perpajakan yang    berlaku, bila msh terdapat kesalahan parameter bisa langsung diedit.
  • Setup Tarif PPh 21

    to be continued……….

    Incoming search terms:

    payroll adalah,data awal perusahaan,Krishand Payroll,contoh erd,contoh erd sederhana,contoh pajak langsung,contoh program payroll,contoh program penggajian,contoh kasus ERD,contoh sistem penggajian karyawan
    January 20th, 2009

    Fixed Komponen

    Fixed Komponen adalah komponen yang sudah ditetapkan dari awal oleh sistem Krishand Payroll. Pada saat kita setup komponen gaji yang baru, maka Kode Komponen yang kita buat tidak boleh sama dengan salah satu dari daftar kode di bawah ini :

    Daftar Fixed Komponen

    Sedikit penjelasan tentang Fixed Komponen

    AGAMA

    Agama dari seorang pegawai bisa dilihat di menu Setup Pegawai. Untuk kode komponen AGAMA, nilainya bisa berisi angka 1 atau 2 atau 3 atau 4 atau 5 atau 6.  Contoh kasus dari implementasi komponen ini, misalkan pembagian THR berdasarkan agama.

    1 = Islam
    2 = Kristen
    3 = Katolik
    4 = Budha
    5 = Hindu
    6 = Lain-Lain

    STS_KAWIN_PJK

    Status Kawin Pajak dari seorang pegawai ada di menu Setup Pegawai. Nilainya bisa bernilai 1 atau 2

    1 = Kawin
    2 = Tidak kawin

    STS_KAWIN

    Status Kawin dari seorang pegawai ada di menu Penghasilan Bulanan. Nilainya bisa bernilai 1 atau 2. Contoh kasus dari implementasi komponen ini, misalkan perhitungan Jaminan Pemeliharaan Kesehatan (JPK) berdasarkan status kawin  pegawai.

    1 = Kawin
    2 = Tidak kawin

    Fixed Komponen ini akan senantiasa kami tambahkan sehubungan untuk mengoptimalkan fitur pengoperasian software.

    Incoming search terms:

    komponen software,pembagian software,kasus kesehatan,contoh kasus kesehatan,contoh feature kesehatan,pembagian software aplikasi,kasus kasus kesehatan,5 pembagian software,komponen agama,contoh perhitungan jpk