Search Results

August 31st, 2009

Pembayaran THR Yang Dipisahkan Dari Pembayaran Gaji

Untuk beberapa kasus tertentu, kadang-kadang pembayaran THR dilakukan terpisah dengan pembayaran gaji di mana pembayaran THR dilakukan di awal bulan dan pembayaran gaji di akhir bulan.

Untuk menyiasati hal ini, maka harus dibuatkan 3 slip gaji :

- slip gaji gabungan (gaji + THR dibayar sekaligus)
- slip gaji saja (gaji tanpa THR)
- slip THR

Untuk transfer banknya, juga harus dibuatkan 3 format transfer :

- transfer gabungan (gaji + THR dibayar sekaligus)
- transfer gaji saja (di luar THR)
- transfer THR 

Contoh kasus :

Pada tahun 2008, gaji dan THR dibayar sekaligus, maka sepanjang tahun 2009, Anda bisa menggunakan slip gaji gabungan dan transfer gabungan

Pada September 2009, pembayaran gaji dan THR dibayar terpisah, maka di luar bulan September 2009, Anda menggunakan menggunakan slip gaji gabungan dan transfer gabungan, tetapi KHUSUS bulan September 2009, Anda menggunakan slip gaji saja & slip THR dan transfer gaji saja & transfer THR

Untuk setup laporan slip dan transfer, Anda bisa lakukan melalui menu Setup AwalSetup Format Laporan.

Incoming search terms:

gambar slip gaji,slip pembayaran gaji,PENGERTIAN THR,contoh kasus gabungan,contoh-contoh kasus tentang thr,contoh kasus tunjangan gaji,kasus-kasus tentang thr,contoh sistem pembayaran gaji di indonesia,kasus pembayaran tunjangan hari raya,kasus pembayaran thr
August 14th, 2009

Mencegah Kelebihan Setoran PPh 21 Pegawai Tetap

Setiap bulan kita harus menyetor PPh 21 terutang.  Untuk menghindari  kelebihan setoran PPh 21, maka ikuti langkah-langkah berikut :

  • Diasumsikan Anda sudah melakukan proses tutup periode.
  • Dari Menu Utama, klik menu PPh 21 Bulanan
  • Setelah itu, klik menu Pembayaran PPh 21
  • Pilih bulan yang ingin ditampilkan
  • Lihat pada bagian footer (klik gambar di bawah ini untuk memperjelas screen shot)
  • Perhatikan angka pada kolom PPh s/d Bulan Ini.
  • Jumlah setoran pada bulan tersebut adalah nilai PPh s/d bulan ini dikurangi akumulasi setoran SSP s/d bulan lalu. 

pembayaran PPh 21

Contoh kasus:

Setoran PPh 21 masa Jan 2009 : 10.000.000
Setoran PPh 21 masa Peb 2009 : 11.347.116

Jumlah setoran s/d Peb 2009 : 21.347.116

Anda ingin menyetor PPh 21 masa Maret 2009.
Lalu dibuka menu Pembayaran PPh 21 bulan Maret 2009  dan angka PPh 21 /sd Bulan Ini menunjukkan angka 32.393.051 (lihat gambar di atas)

Berarti maksimal setoran PPh 21 untuk masa Maret 2009 adalah :

32.393.051 – 21.347.116 = 11.045.935

Incoming search terms:

makalah PEB,pengertian peb,contoh peb,contoh soal pph 21 pegawai tetap,setoran pph 21,kasus peb,contoh kasus PEB,periode pembayaran pph 21,definisi pembayaran periode,contoh makalah program pengolah angka
January 21st, 2009

Implementasi Program Penggajian Krishand Payroll Dalam Contoh Kasus Paling Sederhana

Contoh kasus penggajian pegawai :

PT XYZ baru berdiri pada tahun 2009 dan  memiliki 3 orang pegawai dengan data-data sebagai berikut :

  • Ani
    Jabatan :  Staff Admin
    Departemen : Administrasi
    Rekening bank : BCA 123-4567890
  • Budi
    Jabatan :  Staff Sales
    Departemen : Sales
    Rekening bank : Mandiri 122-00-1234567-8
  • Carolina
    Jabatan :  Manager Accounting 
    Departemen : Accounting
    Rekening bank : BCA 012-3456789

Ketiga pegawai tersebut mendapatkan gaji dan tunjangan sebagai berikut :

  • Gaji
  • Tunjangan Makan
  • Tunjangan Transport

Ani & Budi

  •  Gaji 1,5 juta per bulan
  • Tunjangan Makan dan Tunjangan Transport dihitung berdasarkan hari kehadiran pegawai.
  • Rate Tunjangan Makan : Rp. 7.500 per hari kehadiran
  • Rate Tunjangan Transport : Rp. 5.000 per kehadiran
  • Pajak PPh 21 ditanggung karyawan

Carolina

  • Gaji 3 juta per bulan
  • Tunjangan Makan sebesar  250.000 / bulan
  • Tunjangan Transport sebesar 200.000 per bulan
  • Pajak PPh 21 ditanggung karyawan

Implementasi kasus di atas di dalam program penggajian Krishand Payroll sebagai berikut, dengan asumsi :

  • Software Krishand Payroll Versi 3.0.1 sudah terinstall
  • Anda (User) sudah login masuk ke Menu Utama dari software Krishand Payroll

Jika baru menggunakan Krishand Payroll untuk pertama kali, User dapat menghapus contoh data payroll yang telah ada.

Langkah ke-2, User melengkapi data perusahaan pengguna Krishand Payroll. 

  • Dari Menu Utama, buka menu Setup Awal – Setup Perusahaan
  • Input nama perusahaan, alamat, dsbnya
  • Input nomor serial sesuai dengan yang telah diterima

Langkah ke-3, User menginput daftar jabatan

  • Dari Menu Utama, buka menu Setup Awal – Setup Jabatan
  • Input kolom Kode Jabatan dan Nama Jabatan

Daftar Jabatan

Langkah ke-4, User menginput Daftar Departemen

  • Dari Menu Utama, buka menu Setup Awal – Setup Departemen
  • Input kolom Kode Departemen dan Nama Departemen
  • Daftar Departemen

    Langkah berikutnya, User menginput Daftar Komponen Gaji.

    Di dalam Krishand Payroll, ada 2 Kode Komponen yang sudah disediakan oleh sistem dan tidak bisa dihapus yaitu :

    • Kode GJ
      Digunakan untuk menyimpan nilai gaji pokok
    • Kode PPh21
      Digunakan untuk menampung nilai PPh 21 dari hasil perhitungan sistem

    Dari contoh kasus di atas, kita melihat ada 3 komponen gaji yaitu

    • Gaji
    • Tunjangan Makan
    • Tunjangan Transport

    Berhubung komponen Gaji sudah disediakan kodenya oleh sistem, maka User hanya perlu membuat kode komponen untuk Tunjangan Makan dan Tunjangan Transport.

    TJ_UM => Tunjangan Makan
    TJ_TR => Tunjangan Transport

    Kode komponen bebas, tapi jangan menggunakan spasi dalam penamaan Kode Komponen. Di samping itu, kode komponen yang dibuat tidak boleh sama dengan Fixed Komponen.

     Berikut ini langkah-langkah menginput Daftar Komponen Gaji

  • Dari Menu Utama, buka menu Setup Awal – Setup Komponen Gaji
  • Input kolom Kode Komponen Gaji & Nama Komponen Gaji
  • Langkah berikutnya,  kita input Daftar Bank. Dalam kasus di atas, kita akan membuat kode bank BCA dan Bank Mandiri

  • Dari Menu Utama, buka menu Setup Awal – Setup Bank
  • Input kolom Kode Bank & Nama Bank
  • Untuk memastikan perhitungan PPh 21 berjalan dengan baik, User harus mengecek beberapa parameter PPh 21 apakah sudah disetup.

    Pertama, cek dulu lapisan tarif pajak penghasilan PPh 21 tahun 2009

  • Dari Menu Utama, buka menu Setup Awal – Setup Tarif PPh 21
  • Pastikan parameter PPh 21 yang telah ada sudah sesuai dengan peraturan perpajakan yang    berlaku, bila msh terdapat kesalahan parameter bisa langsung diedit.
  • Setup Tarif PPh 21

    to be continued……….

    Incoming search terms:

    payroll adalah,data awal perusahaan,Krishand Payroll,contoh erd,contoh erd sederhana,contoh pajak langsung,contoh program payroll,contoh program penggajian,contoh kasus ERD,contoh sistem penggajian karyawan
    January 20th, 2009

    Fixed Komponen

    Fixed Komponen adalah komponen yang sudah ditetapkan dari awal oleh sistem Krishand Payroll. Pada saat kita setup komponen gaji yang baru, maka Kode Komponen yang kita buat tidak boleh sama dengan salah satu dari daftar kode di bawah ini :

    Daftar Fixed Komponen

    Sedikit penjelasan tentang Fixed Komponen

    AGAMA

    Agama dari seorang pegawai bisa dilihat di menu Setup Pegawai. Untuk kode komponen AGAMA, nilainya bisa berisi angka 1 atau 2 atau 3 atau 4 atau 5 atau 6.  Contoh kasus dari implementasi komponen ini, misalkan pembagian THR berdasarkan agama.

    1 = Islam
    2 = Kristen
    3 = Katolik
    4 = Budha
    5 = Hindu
    6 = Lain-Lain

    STS_KAWIN_PJK

    Status Kawin Pajak dari seorang pegawai ada di menu Setup Pegawai. Nilainya bisa bernilai 1 atau 2

    1 = Kawin
    2 = Tidak kawin

    STS_KAWIN

    Status Kawin dari seorang pegawai ada di menu Penghasilan Bulanan. Nilainya bisa bernilai 1 atau 2. Contoh kasus dari implementasi komponen ini, misalkan perhitungan Jaminan Pemeliharaan Kesehatan (JPK) berdasarkan status kawin  pegawai.

    1 = Kawin
    2 = Tidak kawin

    Fixed Komponen ini akan senantiasa kami tambahkan sehubungan untuk mengoptimalkan fitur pengoperasian software.

    Incoming search terms:

    komponen software,pembagian software,kasus kesehatan,contoh kasus kesehatan,contoh feature kesehatan,pembagian software aplikasi,kasus kasus kesehatan,5 pembagian software,komponen agama,contoh perhitungan jpk